Harta Anak Yatim dan Orang Gila Harus Dikeluarkan Zakat?

BERBAGIHARAPAN.ID – Mungkin ada yang bertanya mengenai anak kecil dan orang gila, apakah mereka wajib membayar zakat? Dalam zakat, tidak ada ketentuan berapa umurnya. Jika manusia itu sudah lahir ke bumi, maka wajib untu berzakat.

Ini sesuai firman Alloh,”Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka (QS. At-Taubah: 103).

Lalu bagaimana cara mengambil zakat dari anak-anak dan orang gila?

Di dalam al-Muwaththa` disebutkan: Malik pernah mendengar satu riwayat bahwa Umar ibn al-Khattab pernah berkata, “Perdagangkan harta-harta anak yatim agar tidak habis oleh zakat.” Umar memerintahkan manusia untuk melakukan hal itu. Perintah Umar ini membuktikan bahwa hal itu sudah menjadi hukum yang berlaku dan disepakati bersama oleh para sahabat di masanya.

Malik juga meriwayatkan dalam al-Muwaththa` dari Abdurrahman ibn al-Qasim, dari bapaknya, bahwa ia berkata, “Aisyah merawatku dan saudaraku di kamarnya. Kami berdua adalah anak-anak Yatim. Ia mengeluarkan zakat kami dari harta kami.” (Fatawa al-Lajnah ad-Da`imah, 9/410).

Syeikh Ibnu Utsaimin juga memilih pendapat yang menyatakan wajib zakat pada harta anak kecil dan orang gila, sebagaimana dalam asy-Syarh al-Mumti’, (6/14).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *