Siapa Saja yang Membayar Zakat

BERBAGIHARAPAN.ID – Zakat secara bahasa diartikan sebagai menyucikan. Sedangkan secara istilah adalah pemberian yang berasal dari jenis harta atau ukuran tertentu yang kemudian disedekahkan. Sebagai rukun Islam yang keempat, zakat wajib bagi setiap muslim. Namun, siapa sajakah yang wajib membayar zakat?

  1. Beragama Islam

Zakat wajib hukumnya bagi hukumnya bagi setiap muslim. Hal ini berdasarkan Al-Bayyinah ayat: 5. “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”

2. Berakal dan baligh

Selain beragama Islam, merela yang wajib membayar zakat adalah berakal dan baligh.  Baligh yang dimaksud di sini adalah sudah cukup umur, sedangkan berakal artinya tidak mengalami gangguan jiwa.

3. Merdeka

Merdeka di sini artinya bukan budak (hamba sahaya). Meski sekarang perbudakan sudah tidak ada. Namun, syarat ini tetap berlaku. Orang yang tergolong ke dalam hamba sahaya tidak wajib menunaikan zakat karena berhubungan dengan kebutuhannya untuk membebaskan diri dari perbudakan.

4. Memiliki Nishab dan Kelebihan Harta

Nishab adalah ukuran dalam seseorang membayar zakat. Biasanya ukuran Nishab senilai 85 gram harga emas di pasaran. Orang yang memiliki harta yang telah mencapai nisab atau lebih, wajib mengeluarkan zakat.

5. Harta yang Halal

Meski sudah memenuhi nishab, namun apabila harta yang diperoleh  tidak halal maka tidak boleh dizakatkan. Karena hanya harta yang halal saja yang wajib dizakati.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *